Full desain dengan atap pelana

Full desain dengan atap pelana

Full desain dengan atap pelana diharapkan bisa mengurangi cost (biaya) pembuatan rumah,dibanding dengan desain atap limas, yang cenderung menghabiskan banyak matrial kayu. Disamping itu dari sisi pengerjaannya lebih lama kalau menggunakan atap limas. Meskipun dengan atap pelana tapi kalau dikombinasikan dengan tambahan canopy beton bagian teras,pasangan matrial batu candi warna hitam serta ditambah garis-garis horizontal tetap akan kelihatan minimalis elegan. Untuk bagian dalam ruangan ditata sedemikian rupa karena dibagian ruang tamu, dilengkapi toilet dan kamar tidur khusus untuk tamu.Ruang keluarga dibuat menyatu dengan ruang makan agar kelihatan luas.Dan masing-masing kamar tidur utama,anak serta pembantu dilengkapi dengan km/wc khusus.Mengenai taman depan dibuat luas,karena rumah ini menempati lahan seluas 600m2.sedangkan luas bangunan 151m2. Jadi masih banyak lahan yang masih tersisa,yang bisa digunakn untuk lahan produksi misalnya dibagian belakang dibuat kebun,yang  ditanami sayur-mayur untuk  menunjang kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga.Tapi  dikemudian hari bila pemilik rumahnya ingin memanfaatkan area tanah yang  belakang juga  bisa dibuat tempat kos-kos-an, sehingga untuk mengantisipasi itu dibagian kanan depan tetap dikasih akses pintu kebelakang ,sementara dipasang sebuah dinding pagar yang mudah dibongkar, dan  lumayan lebar masih ada space 3.5m dari dinding rumah ke pagar pembatas lahan tersebut.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply